uppi’s weblog


Skandal Enron…
April 10, 2008, 8:43 am
Filed under: IT Governance, Kuliah CIO

Enron adalah perusahaan di Amerika Serikat yang bergerak di bidang energy. Enron ini memiliki cakupan bisnis di antaranya adalah listrik, gas alam, pulp , kertas, komunikasi dll. Enron ini awalnya merupakan rintisan dari Northern Natural Gas Company yang didirikan tahun 1931 di Omaha, Nebraska[2].

 

Jatuhnya Bisnis Perusahaan Enron

Enron mengumumkan kebangkrutannya pada akhir tahun 2002. Tentu saja kebangkrutan ini menimbulkan kehebohan yang luar biasa.

Bangkrutnya Enron dianggap bukan lagi semata-mata sebagai sebuah kegagalan bisnis, melainkan sebuah skandal yang multidimensional, yang melibatkan politisi dan pemimpin terkemuka di Amerika Serikat. Hal ini bisa dilihat dari beberapa fakta yang cukup mencengangkan seperti:

  • Dalam waktu sangat singkat perusahaan yang pada tahun 2001 sebelum kebangkrutannya masih membukukan pendapatan US$ 100 miliar, ternyata tiba-tiba melaporkan kebangkrutannya kepada otoritas pasar modal. Sebagai entitas bisnis, nilai kerugian Enron diperkirakan mencapai US$ 50 miliar. Sementara itu, pelaku pasar modal kehilangan US$ 32 miliar dan ribuan pegawai Enron harus menangisi amblasnya dana pensiun mereka tak kurang dari US$ 1 miliar.
  • Saham Enron terjun bebas hingga berharga US$ 45 sen. Padahal sebelumnya pada Agustus 2000 masih berharga US$ 90 per lembar. Oleh karenanya banyak pihak yang mengatakan kebangkrutan Enron ini sebagai kebangkrutan terbesar dalam sejarah bisnis di Amerika Serikat dan menjadi bahan pembicaraan dan ulasan di berbagai media bisnis dan ekonomi terkemuka seperti Majalah Time, Fortune, dan Business Week.

Sebab-sebab Bangkrutnya Enron

Dalam proses pengusutan sebab-sebab kebangkrutan itu Enron dicurigai telah melakukan praktek window dressing. Manajemen Enron telah menggelembungkan (mark up) pendapatannya US$ 600 juta, dan menyembunyikan utangnya sejumlah US$ 1,2 miliar [1]. Hal ini tentunya hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang memiliki keahlian dengan trik-trik manipulasi yang tinggi dan tentu saja orang-orang ini merupakan orang bayaran dari mulai analis keuangan, para penasihat hukum, dan auditornya.

Skandal ini semakin ruwet dengan ditengarainya keterlibatan banyak pejabat tinggi gedung putih dan politisi di Senat Amerika Serikat yang pernah menerima kucuran dana politik dari perusahaan ini.Bahkan tercatat 35 pejabat penting pemerintahan George W. Bush merupakan pemegang saham Enron. Dalam daftar perusahaan penyumbang dana politik, Enron tercatat menempati peringkat ke-36, dan penyumbang peringkat ke-12 dalam penggalangan dana kampanye Bush. Akibat pertalian semacam itu, banyak orang curiga pemerintahan Bush dan para politisi telah dan akan memberikan perlakuan istimewa, baik dalam bisnis Enron selama ini maupun dalam proses penyelamatan perusahaan itu.

Pelajaran di Balik Skandal Enron

Melalui kasus Enron ini dapat ditarik beberapa pelajaran yakni:

  • Kebohongan yang dilakukan pada sebuah sistem terbuka seperti organisasi Enron cepat atau lambat pasti akan terbongkar.
  • Kasus-kasus kejahatan ekonomi tingkat tinggi selalu saja mengorbankan kepentingan orang banyak. Telah terjadi pelanggaran terhadap kode etik berbagai profesi seperti akuntan, pengacara dan lain sebagainya, dimana segelintir profesional tersebut serakah dengan memanfaatkan ketidaktahuan dan keawaman banyak orang. Hal ini mengakibatkan bencana yang mencelakakan banyak pihak: ribuan pekerja, pemegang saham, para pemasok, kreditor, dan pihak-pihak lainnya.
  • Terbongkarnya praktek persekongkolan tingkat tinggi ini menjadi bukti bahwa praktek bisnis yang bersih dan transparan akan lebih langgeng (sustainable). Prinsip-prinsip tata kelola korporasi yang baik (good corporate governance) harus dijaga dan dipelihara. Pengelolaan haruslah dilakukan secara transparan, fair, akuntabel, serta menjaga keseimbangan lingkungan.

 

REFERENSI

[1] Said , Sudirman, “Belajar dari Skandal Enron”, KORAN TEMPO, 5 February 2002

[2] http://en.wikipedia.org/wiki/enron

[3] http://en.wikipedia.org/wiki/Enron_scandal

About these ads

8 Comments so far
Leave a comment

Hmm… ikutan komen ya bu Upi… sejak dapat tugas ttg Enron ini di MCIO-ITB saya jd ingat awal2 kuliah di MM-UGM kami dikenalkan dengan kasus ini sampai bengong2, maklum backgroundnya IT trus ketemu hal2 yang berkaitan dengan Managerial Accounting. He5x! Hmm kaitan langsung kasus ini dengan mata kuliah IT Governance apa ya? selain itu gimana ya proses window dressingnya?

Comment by Rian

klo proses window dressingnya itu sendiri kan penyajian laporan keuangan yang lebih baik daripada keadaaan sesungguhnya (Palsuan Indah)[http://www.perencanakeuangan.com/files/w1.html], nah sebenarnya konon Enron ini memarkup pendapatannya dan menyembunyikan utang2nya di laporan keuangannya shg keliatan spt stabil2 aja.
setau saya pak rian,kaitannya kasus ini ama IT gov dengan implementasi Sarbanes Oxley (SOX)Section 404,yg sehubungan dengan assessment manajemen kontrol internal yg mempengaruhi departemen TI

Comment by uppi

ass,,
bu upi, ada cnth laporan keuangan Enron?
saya ada tgs dr dosen

Comment by Taufik W H

Coba deh…
Cari di glodok film ” the smartest guys in the room” itu film skandal enron dari awal sampai hancurnya enron. filmnya bagus dan sangat detail, disarankan minimal sudah ngerti manajemen keuangan basic, biar nyambung.

Apalagi kalo seneng transaksi off balance sheet dan pembuatan special purpose vehicle… film ini ngasih banyak input.

Kalo ga nemu, coba cari di perpus MMUI salemba.

Thanks.

Comment by hadi pranggono

Bukan bu, mksdnya kuliah kita itu yg ga nyambung hehehe…
Kalo bgmn terjadinya window dressing itu pemanfaatan yang disebut dg SPE (Special Purpose Entity) atau SPV (Special Purpose Vehicle) di Eropa alias perusahaan bentukan si Enron yg “dipaksa” membeli sendiri saham2 Enron, jd naik kan harganya kalo gitu :D

Piss Ah..

Comment by Rian

@Pak Taufik,
Kalo ga salah di buku Auditing Case, Knapp, terbitan Thompson ada Neracanya 1996-2000 deh pak.

@Pak Hadi,
Wah pak Hadi, kyknya emg perlu dicari tuh film, makasih bgt infonya tuh. Emg Perpus MM-UI ada filmnya juga ya pak?

Comment by Rian

@Pak Hadi & Pak Rian, makasih infonya

@ Pak Taufik, dah ada info dr Pak Rian kan?semoga terbantu

Comment by uppi

bu…
tolong bantu la may,bs kn?
so may dikasi tgs dr dosen…
tentang pertanyaan seputar perusahaan endron..
tolong bantu ya bu
thks yo
gbu..

Comment by lyna




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: